Alumni SMK SMTI Padang Wakili Indonesia di Kompetisi Dunia WorldSkills Shanghai 2026

Nama Kota Padang kembali harum di kancah internasional. Dua pemuda kelahiran daerah ini, Berkah Langit Ramadhan (19) dan Rijalul Zacky (21), dipercaya mewakili Indonesia dalam WorldSkills Competition ke-48, kompetisi keterampilan vokasi terbesar di dunia yang berlangsung di Shanghai, Tiongkok, pada 22–27 September 2026. Keduanya tergabung dalam kontingen Indonesia yang berjumlah 35 peserta dari berbagai bidang lomba, dan telah mendarat di Shanghai sejak Sabtu (19/9).

Dari SMK Padang ke Shanghai

Langit dan Zacky adalah alumni SMK-SMTI Padang, sekolah vokasi di bawah naungan Kementerian Perindustrian. Keduanya bertanding di cabang Industri 4.0, kategori yang menguji kemampuan peserta sebagai Digital Production Systems Technician — mulai dari merancang dan mengoptimalkan lini produksi pintar (smart factory), merakit modul otomasi, menghubungkan sensor IoT, menjaga keamanan siber jaringan pabrik, hingga mendeteksi dan memperbaiki gangguan sistem secara cepat.

Keduanya merupakan lulusan Tahun Pelajaran 2024/2025 SMK SMTI Padang, bagian dari 253 siswa yang diwisuda sekolah tersebut pada Oktober 2025. Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi sekolah ini, ditandai berbagai prestasi tingkat nasional hingga internasional, dan pencapaian Langit serta Zacky menjadi salah satu bukti paling membanggakan dari pencapaian tersebut.

Semangat dan Perjuangan yang Tak Kenal Lelah

Kisah Langit dan Zacky adalah bukti nyata bahwa prestasi besar lahir dari kerja keras yang konsisten dan bertahap. Jejak perjuangan mereka sudah terlihat sejak duduk di bangku SMK, ketika keduanya berlaga di bidang Robot Manufacturing System. Setelah melalui berbagai tahapan seleksi ketat dan meraih juara tingkat provinsi, mereka berhak mewakili Sumatera Barat di kompetisi nasional — kemenangan yang menjadi titik balik sekaligus penyulut semangat untuk melangkah ke panggung yang lebih besar.

Sejak momen kemenangan di Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat nasional itulah, Langit dan Zacky membulatkan tekad untuk terus mengasah kemampuan tanpa henti. Selama satu tahun penuh, keduanya menempa diri melalui latihan intensif dan pembelajaran mendalam untuk menghadapi persaingan di level yang jauh lebih tinggi — mendalami setiap detail teknis di bidang Industri 4.0, mulai dari sistem otomasi, integrasi sensor IoT, hingga keamanan jaringan digital pada lini produksi cerdas.

Kerja keras satu tahun itu membuahkan hasil manis. Pada WorldSkills ASEAN Competition 2025 di Manila, Filipina, keduanya sama-sama meraih Medallion for Excellence di cabang Industry 4.0 — bagian dari total 28 medali (9 emas, 1 perak, dan 9 perunggu) yang mengantarkan Indonesia ke posisi ketiga di panggung keterampilan paling bergengsi se-Asia Tenggara itu. Keberhasilan ini sekaligus membuka jalan bagi Langit dan Zacky untuk melangkah lebih jauh, mewakili Indonesia di panggung dunia: WorldSkills Competition Shanghai 2026.

Bagi keduanya, perjuangan ini bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan proses membuktikan bahwa ketekunan bertahun-tahun mampu membawa siapa pun menembus batas yang dulu terasa mustahil. Dari kemenangan kecil di tingkat provinsi, ke panggung nasional, lalu regional ASEAN, hingga kini berdiri di antara talenta terbaik dunia — semangat itulah yang mereka bawa dalam mengharumkan nama Kota Padang dan Indonesia di kompetisi keterampilan paling bergengsi sejagat.

Dukungan Penuh Pemerintah dan Sekolah

Kontingen Indonesia resmi dilepas di kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada 17 September 2026. Pelepasan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, sebagai bentuk komitmen dan dukungan penuh pemerintah terhadap generasi muda vokasi Indonesia yang kini berjuang mengharumkan nama bangsa di ajang bergengsi ini.

Di tempat terpisah, Kepala SMK SMTI Padang, Sylvi, menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian gemilang dua alumninya itu. Menurutnya, sejak masa sekolah, Langit dan Zacky dikenal memiliki talenta menonjol serta dedikasi tinggi dalam proses pembelajaran, hingga akhirnya berhasil mencapai titik prestasi tertinggi saat ini.

Sylvi menilai keberhasilan keduanya tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi seluruh siswa SMK SMTI Padang. Prestasi ini diharapkan mampu memotivasi generasi muda lainnya untuk terus berkembang menjadi sumber daya manusia (SDM) industri yang kompeten, unggul, dan berdaya saing global.

Tanggapan Mitra Industri

Dukungan terhadap prestasi para peserta WorldSkills juga datang dari sejumlah mitra industri. Pihak HRD PT Mayora Indah Tbk menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas semangat juang para talenta muda vokasi Indonesia di ajang WorldSkills. Keterlibatan generasi muda dalam kompetisi kelas dunia tersebut dinilai membuktikan bahwa kualitas pendidikan vokasi Indonesia sudah berada di jalur yang tepat untuk memenuhi standar industri global. PT Mayora Indah Tbk menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan kompetensi anak bangsa agar siap menghadapi tantangan industri di masa depan.

Senada dengan itu, perwakilan manajemen Festo Indonesia menyampaikan kebanggaan perusahaannya dapat terus membersamai perjalanan dan perkembangan talenta muda vokasi Indonesia. Ajang WorldSkills disebut sebagai panggung terbaik untuk menguji keterampilan teknis berstandar internasional. Festo menilai kontingen Indonesia tahun ini memiliki potensi luar biasa, dan meyakini pengalaman di kompetisi tersebut akan melahirkan inovator serta tenaga ahli industri yang tangguh dan siap bersaing di kancah internasional. 



Alamat:Jalan Ir. H. Juanda No. 2, Kota Padang
Telepon: (0751) 41924
Email : smtipadang@kemenperin.go.id

SMK SMTI Padang – Vokasi Kuat, Menguatkan Indonesia!